Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan Program Modernisasi Kapal Perikanan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat sektor perikanan tangkap nasional. Sebanyak 1.582 kapal perikanan modern akan dibangun secara bertahap pada periode 2026 hingga 2028, yang terdiri atas 1.000 kapal berukuran 30 GT, 557 kapal berukuran 200 GT, dan 25 kapal berukuran 500 GT yang akan dilengkapi oleh berbagai alat tangkap utama, antara lain Pukat Cincin Pelagis, Gill Net, Handline, Rawai Dasar, Rawai Tuna Pole Line, dan kapal pengangkut yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah penangkapan dan kebutuhan nelayan setempat.
Modernisasi Kapal Perikanan tidak hanya memperkuat armada perikanan nasional, tetapi juga menjadi motor penggerak penciptaan lapangan kerja baru serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Dengan total 1.582 kapal modern yang akan dibangun, modernisasi ini membutuhkan 20.094 Awak Kapal Perikanan (AKP) yang terdiri atas 8.676 Perwira (Nakhkoda, Kepala Kamar Mesin, Fishing Master, Mualim dan Masinis) serta sebanyak 11.418 Anak Buah Kapal (Operator Mesin Pendingin, Operator Radio, Oilman, Kelapa Deckhand, Deckhand).
Pengembangan kompetensi Awak Kapal Perikanan:
Pelatihan untuk membekali awak kapal dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja dalam mengoperasikan kapal perikanan berbasis sistem navigasi dan permesinan modern, sesuai standar keselamatan dan operasional yang berlaku.
Pelatihan tentang prinsip dan praktik sistem refrigerasi untuk menjaga mutu hasil tangkapan, meliputi pengoperasian, pengaturan suhu, penanganan dingin, serta perawatan peralatan pendingin di kapal.
Pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengoperasian, perawatan rutin, dan perbaikan dasar mesin kapal perikanan guna menjamin kinerja optimal dan mencegah kerusakan.
Pelatihan teknik penanganan ikan sejak penangkapan hingga penyimpanan agar mutu tetap terjaga, termasuk sortasi, pencucian, pendinginan dan sanitasi sesuai standar.
Pelatihan tentang teknik dan prosedur penangkapan ikan yang efektif dan bertanggung jawab, meliputi penggunaan alat tangkap, strategi operasi, serta keselamatan kerja di laut.
Pelatihan dasar keselamatan bagi awak kapal perikanan yang mencakup pencegahan kecelakaan, penanganan keadaan darurat, penggunaan alat keselamatan, serta prosedur penyelamatan di laut.
Merupakan pengakuan kompetensi bagi perwira nautika yang bertanggung jawab atas navigasi, keselamatan pelayaran serta pengoperasian kapal perikanan
Merupakan pengakuan kompetensi bagi perwira teknika yang bertanggung jawab atas pengoperasian, perawatan dan pengawasan sistem permensinan kapal perikanan.pal.